Orang Yang (merasa) Baik



Apakah kamu merasa baik saat kamu mentertawakan remaja bayaran yang joget-joget di TV untuk meramaikan acara musik di pagi hari karena kamu berfikir mereka bodoh dan norak?

Apakah kamu  merasa baik saat kamu melirik sinis tingkah ABG yang riuh di jalanan ngobrolin gebetan karena kamu merasa mereka konyol?

Apakah kamu  merasa baik saat kamu menjudge bodohnya seseorang yang share masalah keluarga di social media karena kamu merasa kamu tidak akan melakukan hal itu?

Apakah kamu  merasa baik saat kamu mencemooh postingan seseorang yang terlihat jelas untuk pencitraan karena kamu tahu bagaimana dia sehari harinya?

Apakah kamu merasa baik saat mencela teman-teman yang tidak paham tentang suatu bidang karena kamu merasa sangat menguasainya?

Lalu...

Apakah kamu merasa baik saat menatap sinis teman-teman "berpunuk unta" dan jilbab kreasi karena jilbabmu sudah terbentang menutup dada?

Apakah kamu merasa baik saat mencemooh orang berpakaian seksi karena pakaianmu adalah gamis menutup “all body”?

Apakah kamu  merasa baik saat berghibah tentang teman yang sedang mengalami masalah rumah tangga karena merasa rumah tanggamu sempurna?

Apakah kamu merasa baik saat mencela gaya hidup mewah orang lain karena kamu merasa kamu yang sederhana adalah bukti menuruti ajaran agama?

Apakah kamu merasa baik saat melihat ibadah teman acak-acakan karena kamu kira ibadahmu baik dan sempurna?

Jika ya, apakah kamu BENAR-BENAR ORANG BAIK? Ataukah hanya (merasa) BAIK?
Baca juga:
#KertasImaji