Hanya Sebatas Bayang. Bukan Seseorang Yang Membuatku Merasa Pulang


Rasanya seperti baru kemarin aku menuliskanmu dalam cerita tentang cinta, yang bahagia, yang penuh kasih doa, jauh dari segala luka dan kecewa. hari ini, semua tawa telah berubah menjadi air mata. semua hal manis hanya membawa pada tangis. janji hanya sekadar kata yang menguap ke udara tanpa dihiraukan untuk dipenuhi. waktu seperti tak berpihak pada aku. begitu cepat ia membawamu ke tempat di mana tidak lagi ada segala hal yang tentang aku. penantianku atasmu seperti hanya sebuah permainan yang berhasil dimenangkan oleh waktu. akhirnya, aku harus mengaku.

hari ini, aku sudah menemukanmu berbahagia dengan cinta yang baru, tentu itu bukan aku. mungkin jika aku mengatakan ‘aku ikut berbahagia dengan bahagiamu yang baru’ orang-orang tidak akan memercayaiku. namun tak apa, tentang itu, biar menjadi rahasia Tuhan bersamaku.

sebenarnya, aku masih ingin memperhatikanmu, mengingatkanmu ini itu, membicarakan segala hal baru bersamamu. namun, kini rasanya sudah tidak lagi perlu.

sejak kepergianmu, bahkan merindukanmu menjadi sesuatu yang harus kubuat pantang. kamu sudah benar-benar asing, bagiku.

namun aku senang, pada akhirnya, dia berhasil membuatmu berani untuk lebih berjuang. pada akhirnya, dia benar-benar membuatmu merasa utuh dan pulang.

aku berdoa, agar sayap-sayap cintamu bersamanya terbang mengangkasa ke langit doa, sampai akhirnya, terpeluklah restu Tuhan dan semesta.

terima kasihku yang mungkin tidak akan terdengar di telingamu, biarlah ia terbawa bersama udara. kamu pelajaran terbaik sepanjang hidup. lewat kamu, aku menjadi tahu— cinta yang terbentuk karena doa, itu benar ada.

seperti kamu, keikhlasanku menyertai kepergianmu (yang untuknya).

waktu akan menyembuhkanku, semua lukaku akan membaik dengan sendirinya, hati akan baik-baik saja.

#penakecil_id

0 Comments


EmoticonEmoticon