Pada Akhirnya Kebohongan Itu Akan Menunjukkan Dirinya Sendiri


Kau mungkin bisa menyimpannya dengan rapi, menghapus setiap jejak yang akan menampakkannya. Kau mungkin bisa menutup-nutupinya dengan manis, sampai seseorang yang kau bohongi dapat terkecoh karenanya.

Cepat atau lambat, di dunia atau kelak di akhirat, Tuhan akan nampakkan itu. Segala uapayamu untuk menutupinya tiada lagi berguna. Kau tak bisa menyangkal itu.

Coba kau bayangkan betapa kecewanya seseorang yang telah menaruh percaya padamu, sementara ia dalam diamnya berjuang membunuh rasa curiga yang bisa datang setiap waktu. Kau tahu betapa susah payahnya ia menjinakan dirinya sendiri? Dan kau, diam-diam justru menyepelekan kepercayaannya.

Jika kau melakukan sesuatu yang apabila ia tahu itu akan sangat menyesakan hatinya, lekaslah hentikan itu, dan jangan pernah mencoba mendekati lagi.  Jika memang tak sanggup untuk itu, katakanlah padanya lalu biarkan ia pergi mengambil kembali kepercayaannya. 

Sadarlah, ia juga pantas hidup bahagia dengan seseorang yang benar-benar menjaga kepercayaannya. Bukan denganmu, yang diam-diam menimbun boom waktu yang dapat menghancurkannya berkeping-keping atau mungkin menjadikannya debu.

Segeralah sudahi kebohonganmu dan jujurlah padanya. Ia berhak tahu dengan orang seperti apa sebenarnya ia tengah bersama.


*Oleh: JalanSaja