Sebagai Perempuan Yang Mencintaimu, Aku Ingin Dipercaya Oleh Tuhan

wanita, wanitamu, puisi, rasa, cinta, harapan

Aku tahu bagaimana kerja kerasmu, aku pahami bagaimana lelahmu, aku mengerti kau hanya butuh dimengerti. Dalam keadaanmu yang selelah apa pun, tidak akan kubiarkan kau merasa sendirian. Meski tidak banyak hal yang bisa kulakukan, kuyakinkan diri untuk tidak pergi darimu sesulit apa pun kau dan aku menemui keadaan.

Segala yang kupunya, untukmu kupersembahkan. Menjadi pendengar yang baik, penyemangat yang setia, serta pendoa yang tulus— untukmu, akan selalu kuberikan.

Kau laki-laki yang harus ku sayang, bukan karena kau memaksakan, melainkan karena aku tahu— ada banyak hal yang saat ini kau sedang perjuangkan untuk menang.

Aku percaya cinta itu memberi dengan utuh, dengan seluruh, tanpa setengah-setengah. Ku mendampingimu, ku menyemangatimu, ku mendoakanmu— bukan karena kau yang memaksa, melainkan karena ku pahami cinta dalam artian yang seperti ini.

Tidak lagi aku memiliki waktu, memiliki ruang, untuk jatuh cinta pada seseorang selainmu. Ku percaya cinta tidak jatuh sia-sia, meski harus banyak sulit yang mencoba memisahkan kita.

Dari jauh aku memandang, dari dekat aku mendoakan—

sebagai perempuan yang mencintaimu, aku ingin dipercaya oleh Tuhan.
Source by: pena-kecil

0 Comments


EmoticonEmoticon