Untukmu, Jodohku (Yang Entah Siapa)

jodoh, jodohku, catatan untuk jodohku,

Perbedaan ada memang untuk melengkapi kekurangan. Tapi kesamaan ada untuk mendekatkan dan membuat nyaman.

Bagaimana jika terlalu banyak perbedaan? Hingga tak ditemukan kesamaan agar tercipta obrolan untuk membuat nyaman?

Seperti kamu yang bosan makan daging ayam, sedangkan aku sangat menyukainya.

Seperti kamu yang memilih menonton film di rumah masing-masing saja, sedangkan aku terkadang mengajakmu nonton di bioskop.

Seperti kamu yang memilih jenis film thriller yang tidak aku suka dan komedi yang tidak aku mengerti, sedangkan aku memilih jenis film fantasi, drama, atau bahkan serial barbie yang membuatmu mengantuk.

Seperti musik yang kita dengarkan masing-masing. Aku tak mengetahui lagumu, kamu tidak mengetahui laguku. Kita tak dapat bersenandung bersama bukan?

Seperti kamu yang lebih banyak membaca komik berjenis shonen sedangkan aku memilih detective conan saja atau serial cantik.

Seperti jenis buku yang kita bacapun berbeda, kamu memilih buku kumpulan puisi sedangkan aku memilih novel-novel yang tidak kamu ketahui.

Seperti aku tak bisa menemanimu berdiskusi tentang hobimu atau menonton pertandingan olahraga favoritmu.

Seperti kamu yang selalu ingin buru-buru pulang sedangkan aku malas sekali pulang.

Seperti aku yang lebih memilih kopi sedangkan kamu memilih teh.

Seperti aku yang senang jalan-jalan sedangkan kamu lebih memilih di rumah, katamu buang-buang uang saja.

Dan mungkin masih banyak kutemukan ‘seperti-seperti’ lainnya kelak. Mungkin kita lebih banyak terdiam jika bertemu kelak.

Aku ingin mengetahui sejauh mana kita berbeda. Aku ingin mengenalmu, untuk itu izinkan aku. 

Ceritakanlah segala hal yang kamu sukai itu, agar aku tahu. Ceritakanlah saja, walaupun aku tak bisa kau ajak berdiskusi tentang hal-hal itu karena aku tidak tahu, tapi aku suka mendengarmu menceritakannya. Mungkin kelak juga aku menemukan kesamaan yang tak terduga hingga membuat frekuensi yang sama.

Source: 

0 Comments


EmoticonEmoticon