Perihal Cara Mengikhlaskan

cinta, kata cinta, kata mesra, patah hati, tentang cinta

Hari ini seseorang menanyakanku perihal cara mengikhlaskan. Andai kuketahui jawabannya, tentu akan kujawab selancarnya. Tetapi pikiranku terpaku pada semua tentangmu yang tiba-tiba memenuhi dinding-dinding hatiku yang bertanya; 'bagaimanakah sesungguhnya cara mengikhlaskanmu?'

Selama ini, bertahun-tahun, aku menulis puisi sebagai upaya untuk mengabadikanmu dan seluruh kenangan yang pernah ada agar selalu rapi terjaga sebagai kata, dan tidak hilang seiring usia. Sebab meski telah lama kau pergi, kau tak pernah betul-betul hilang.

Aku menjagamu tetap ada dengan berbagai cara yang kuusahakan; aku menuliskanmu, agar selalu kutahu bagaimana rasanya cinta mampu membahagiakan dan menyakitkanku begitu hebatnya. Aku memimpikanmu, agar segala angan yang dulu kita ucapkan tetap memiliki tempat untuk tersenyum melepaskan keresahan. Aku mendoakanmu, agar kebahagiaan selalu menjadi milikmu dan milik perempuan di dalam pelukanmu sekarang.

Lantas, apakah itu semua mengikhlaskan?

ya.

aku ikhlas.

Menerima segala sesuatu yang terjadi di antara kita dengan lapang dada, sambil menikmati indahnya yang pernah ada adalah hal terbaik untukku belajar dan belajar lagi;

Bila suatu hari kujatuhkan hati ini,

aku harus lebih berhati-hati.

Source: Ivana

0 Comments


EmoticonEmoticon