Bagaimana Bila (?)

kata-kata romantis, kata-kata romantis untuk pacar, kata-kata romantis untuk suami, kata-kata romantis bahasa jawa,

Bagaimana bila ia yang selama ini kau bangga-banggakan di hadapan temanmu, ternyata bukan rumah pulangmu?

Bagaimana bila ia yang selama ini kau anggap selalu menemanimu, entah suka ataupun duka, ternyata bukan yang Tuhan tulis untuk terus membersamaimu?

Bagaimana bila ia yang amat kau perlakukan dengan sebegitu baiknya, dengan segala perhatian ini dan itu, ternyata hanya menjadi tempat singgahmu?

Bagaimana bila setelah sekian lama kau telah merasa menemaninya, memilikinya, menjadikan ia sebagai peluk yang terakhir, ternyata Tuhan tidak menghendaki dan merestui?

Siapkah hatimu untuk melepasnya, membiarkan baginya untuk kembali mengembara tanpa meninggikan egomu atas sesak dan sakit yang kau punya?

Siapkah kau melihat punggungnya menjauh darimu, meninggalkan setiap jengkal kenangan yang akan terus menghantuimu esok dan seterusnya?

Pernahkah kau berpikir demikian? Seseorang yang hari ini kau begitu mencintainya, menjadikan ia semoga dari setiap doamu, yang kau ceritakan selalu bahagianya menjalani hari bersamanya, namun ternyata Tuhan tak restu?

Siapkah kau atas kehilangan?

Seluas apa hatimu untuk menerimanya nanti?

Maka, sadarilah, yang kau bangga-banggakan hari ini, yang barangkali telah bertahun-tahun menjadi bagian tawa dan sedihmu, kelak bisa saja akan Tuhan paksa keluar dari hidupmu.

Siapkah atas luka yang begitu hebatnya?

Siapkah untuk kembali mendefinisi ulang apa itu arti dari cinta?



Malang, 26 Oktober 2017.

0 Comments


EmoticonEmoticon