[MASIH] Tentang Kamu


Kamu, satu yang paling menyebalkan, satu yang sanggup membuatku jatuh cinta sampai berulang-ulang.

Memahamimu, bahkan kamu sendiri pun tahu, itu satu yang tersulit dan rumit.

Memang belum banyak hal yang kumengerti darimu, namun tak apa, untukmu, ada sabar yang selalu kuluaskan.

Aku sudah khatam bagaimana harus bersikap saat menghadapi amarahmu, memeluk sedihmu, juga mengabaikan setiap kali perkataanmu menyakiti perasaan.

Tidak akan ada amarah, setiap kali aku mengingat, untukmu aku punya sayang yang terus menguat.

Lebih baik aku menghadapi amarahmu, cemburumu, atau sikap kekanakanmu, daripada aku harus melewati hari yang tanpa kamu.

Kehilanganmu, itu hukuman terberatku. Sesekali, aku ingin merasakan menjadi kamu— kamu yang tenang, meski di kepalamu, banyak riuh yang mengganggu. Kamu yang sabar, meski seringkali aku membuatmu kesal.

Asal kamu tahu, tidak mengganggumu, itu lebih dari cuaca buruk, dan tidak disayangimu, entah apa aku harus menamainya, yang pasti, aku benci apa pun yang tanpa kamu.

Dari banyak aku menulis, harus kamu tahu satu hal; hanya denganmu, aku ingin dipersatukan.

Teruslah menghebat, yang akan tetap mencintaiku tanpa syarat.

0 Comments


EmoticonEmoticon